Friday, July 3, 2009

-akhirnya-

-akhirnya-

Akhirnya UAS gw berez juga.. semua ikhtiar dah gw lakukan sebisa gw, tinggal penyempurnaan langkah gw sebagai ibadah yaitu do’a dan tawakal berharap hasil yang terbaik yang kiranya ALLAH berikan atas semua tahapan-tahapan yang telah gw lewati… terbaik bwt ALLAH, bwt gw, dan bwt sekeliling gw..

Hakikat ujian memang bukan pada hasil akhir yang ALLAH berikan, hakikat ujian terletak pada proses yang kita lakukan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.. hasil hanya sebuah hadiah kecil yang ALLAH berikan atas jerih payah yang kita lakukan.. lebih dari pada itu semua adalah peluh dari jerih payah kita di setiap langkah tuk menghadapi UAS..

“hasil akhir hanyalah stempel bukti bahwa anda telah melewati ujian.. terpenting dari ujian adalah bagimana proses anda dalam menyikapi ujian.. karena dalam tiap proses itulah makna nilai yang sebenarnya..”

Raqib dan Atid tidak bertugas merekap tiap-tiap nilai mutu kita dalam ujian.. (biar malaikat ga akan pernah capek juga ngapain nyatet-nyatet nilai bgituan).. rekapan milik pencatat amal kita berisi apa saja amalan-amalan yang kita lakukan dalam rangka menyapa ujian dan bagaimana sikap kita miniti tiap-tiap ujian tersebut..

A, B, C di papan umum departemen hanya sekedar penilaian manusia (dosen) belaka.. A, B, C sesungguhnya hanyalah milik ALLAH dan baru bisa kita ketahui di papan pengumuman di akhirat kelak nanti tempat kita akan bertemu..

So, hasil akhir bukanlah segalanya, proseslah yang menjadi intinya.. bukan A, B, C yang ALLAH minta melainkan ibadah di tiap langkah menuju taqwa yang menyertai proses belajar kita..

Dan ingatlah, UAS hanya lembaran-lembaran kecil yang menyusun buku catatan kehidupan kita.. masih banyak lembaran-lembaran kosong dalam buku raport kita yang menunggu catatan-catatan emas amalan terbaik kita…

Tetap semangat, luruskan niat, pasti kau dapat!!!

-salam hangat tuk sahabat-